Virus corona: Kapankah pandemi Covid-19 ini berakhir dan kehidupan kembali normal?

By Adhi 24 Mei 2021, 07:09:17 WIB Kesehatan
Virus corona: Kapankah pandemi Covid-19 ini berakhir dan kehidupan kembali normal?

Gambar : Semua negara yang tengah bertarung melawan virus corona harus memikirkan strategi keluar.


Sejumlah negara mulai menutup perbatasannya. Tempat-tempat yang biasanya ramai, kini menjelma menjadi kota hantu karena berbagai kebijakan karantina wilayah hingga penutupan sekolah dan pembatasan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang.

 

Situasi ini merupakan respons terhadap wabah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tapi, kapankah semua ini berakhir dan kapankah kita bisa kembali ke kehidupan normal?

 

Perdana Menteri Boris Johnson menyatakan bahwa ia yakin Inggris akan menangani virus corona dalam 12 minggu ke depan dan negara tersebut dapat mengakhiri wabah ini segera.

 

Tapi kalau pun angka kasus mulai menurun dalam tiga bulan ke depan, kita masih jauh dari akhir masalah.

 

Strategi karantina wilayah dan berbagai pembatasan sudah jelas tidak dapat diterapkan terus-menerus karena konsekuensi ekonomi dan sosialnya akan terlalu besar dan mengganggu.

Apa yang dibutuhkan semua negara yang kini tengah bertarung menghadapi wabah adalah "strategi keluar" - sebuah cara untuk menghentikan berbagai kebijakan pembatasan dan mengembalikan kehidupan normal.

Tapi virus corona tidak akan menghilang dalam waktu dekat.

Jika pembuat kebijakan membatalkan berbagai karantina wilayah, jumlah kasus bisa melonjak tajam.

"Kita punya masalah besar dengan apa strategi keluar yang baik dan bagaimana mengakhiri semua ini," kata Mark Woolhouse, profesor epidemiologi penyakit menular di University of Edinburgh.

"Tidak hanya Inggris, tidak ada satupun negara yang punya strategi keluar."

Pandemi ini merupakan tantangan ilmiah dan sosial yang sangat serius.

  • vaksinasi
  • cukup orang yang mengembangkan kekebalan tubuh dari infeksi
  • atau mengubah perilaku masyarakat secara tetap

Masing-masing pendekatan ini dapat mengurangi kemampuan virus untuk menyebar.

 

Sumber : https://www.bbc.com/indonesia/majalah-51971580




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment